Dalam KBS2 “Entertainment Relay” yang tayang pada 10 Maret, sebuah file audio diterima dari sasaeng fans JYJ yang menjadi pusat kontroversi.
Karena reaksi2 berlawanan dari fans tentang kontroversi kekerasan JYJ terhadap fans, tim KBS “Entertainment Relay” mewawancarai seorang sasaeng fans yang menjadi bagian rekaman audio tersebut.
Dalam wawancara, ditemukan bahwa audio itu berasal dari tahun 2009, dan tentang kontroversi kekerasan yang dilakukan JYJ, fans menyatakan, “Event2 itu menjadi saksi bahwa semuanya tidak cukup besar untuk disebut serangan,” mengakhiri kontroversi krisis secara langsung.
Kontroversi sasaeng fans JYJ ini meningkatkan kepedulian terhadap masalah2 di sekitar budaya fans, menjadikan hal ini sebagai event yang memicu pemikiran dan dikenang banyak orang.
Sementara itu, dalam sebuah survey tentang kontroversi kekerasan sasaeng fans JYJ yang diadakan melalui twitter, dihasilkan 99.56% orang berpendapat negatif terhadap sasaeng fans.
Pada 7 Maret, sebua perusahaan SNS mengadakan sebuah konsensus sosial di twitter dan meminta orang2 untuk memention mereka tentang siapa yang mereka yakini bersalah dalam kontroversi sasaeng fans. Mereka menerima lebih dari5,375 tweets dan opini publik, mayoritas dengan total 99.56% mengatakan bahwa sasaeng fans-lah yang bersalah dan 0.44% mengatakan JYJ yang bersalah.
Netizen juga mengirimkan tweet yang mengkritisi sasaeng dengan mengatakan, “Sasaeng fans JYJ menunjukkan pada kami bagaimana hak dasar manusia selebriti2 Korea dilanggar setiap hari,” dan mengatakan bahwa munculnya informasi (tentang sasaeng) membuat JYJ terlihat seperti korban.
Survey sasaeng fans diadakan pada 7 Maret oleh OMS (Opinion Mining System) yang dikenal menggunakan SNS sebagai suatu pendekatan langsung terhadap analisis publik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar